Info Heboh boh..

Thursday, June 7, 2012

sungai di tiongkok tercemar cadmium

seperti diberitakan Voice Of Amerika
Zat Kimia Beracun Cemari Sungai di Tiongkok Sabtu, 28 Januari 2012
Jutaan orang di Tiongkok Selatan diperingatkan agar tidak minum air keran, hari Jumat, setelah bahan kimia cadmium yang berbahaya tumpah di sebuah fasilitas pertambangan ke Sungai Liujiang.

Cadmium ( latin cadmia) adalah suatu unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki lambang Cd dan nomor atom 48. Cadmium ditemukan di Jerman 1817 oleh Friedrich Strohmeyer.
Cadmium merupakan salah satu jenis logam logam berat yang berbahaya karena elemen ini beresiko tinggi terhadap pembuluh darah. Cadmium berpengaruh terhadap manusia dalam jangka waktu panjang dan dapat terakumulasi pada tubuh khususnya hati dan ginjal.


Cadmium lebih beracun bila terhisap melalui saluran pernafasan daripada saluran pencernaan. Kasus keracunan akut cadmium kebanyakan dari menghisap debu dan asap cadmium, terutama cadmium oksida (CdO). Dalam beberapa jam setelah menghisap, korban akan mengeluh gangguan saluran nafas, nausea, muntah, kepala pusing dan sakit pinggang. Kematian disebabkan karena terjadinya edema paru-paru. Apabila pasien tetap bertahan, akan terjadi emfisema atau gangguan paru-paru yang jelas terlihat.
Keracunan kronis terjadi bila memakan atau inhalasi dosis kecil Cd dalam waktu yang lama. Gejala akan terjadi setelah selang waktu beberapa lama dan kronik. Cadmium pada keadaan ini menyebabkan nefrotoksisitas, yaitu gejala proteinuria, glikosuria, dan aminoasidiuria diserta dengan penurunan laju filtrasi glumerolus ginjal. Kasus keracunan Cd kronis juga menyebabkan gangguan kardiovaskuler dan hipertensi. Hal tersebut terjadi karena tingginya afinitas jaringan ginjal terhadap cadmium. Gejala hipertensi ini tidak selalu dijumpai pada kasus keracunan Cd krosik. Cadmium dapat menyebabkan osteomalasea karena terjadinya gangguan daya keseimbangan kandungan kalsium dan fosfat dalam ginjal.

semoga saja di indonesia tidak akan mendapat musibah yang sama.
dari berbagai sumber.
http://peranghijau.blogspot.com/

No comments:

Post a Comment