Monday, April 1, 2013
Kota paling berbahaya di dunia
Bersyukurlah jika kota kita masih disebut aman,namun yang utama ialah sikap kita agar lebih mawas diri agar tidak menimbulkan penyebab kejahatan ,bagaimanapun kejahatan terjadi juga karena adanya peluang . simak berita ini tentu kita tidak menghendaki jika kota ini mendapat nilai negatif seperti Kota San Pedro Sula di Honduras "dinobatkan" sebagai kota paling berbahaya di dunia karena maraknya kekerasan dan pembunuhan.Paling sedikit tiga pembunuhan terjadi setiap hari di kota itu, kebanyakan adalah korban kekerasan gang dan sindikat Narkoba.
Daftar kota-kota paling berbahaya di dunia disusun oleh lembaga Citizen Council for Public Security Justice and Peace yang bermarkas di Meksiko.
Pada 2012 di San Pedro terjadi 1.218 pembunuhan (3,3 pembunuhan/hari).
Di urutan dua kota paling berbahaya adalah Acapulco di Meksiko, selanjutnya Caracas di Venezuela dan Distrito Central di Honduras.
Kantor berita Reuters melaporkan tahun lalu San Pedro Sula berada di urutan paling bawah secara ekonomi se-Amerika Selatan. 70 persen penduduknya masuk kategori miskin.
Daily Mail melaporkan bahwa gang bersenjata sudah "menguasai" kota tersebut sedangkan polisi tidak efektif dan korup.
Berandalan jalanan yang biasa disebut "Maras" kini telah menjadi sindikat kejahatan yang penuh kekerasan.
Mafia Narkoba Meksiko membeli tanah-tanah di kota itu dan merekrut anggota pasukan eksekutor.
Hampir setengah penghuni penjara belum divonis dan menunggu sidang bisa hingga bertahun-tahun.(Republika) Senin, 1 April 2013
Enam Tahun Terkurung Akibat Kecanduan Game
Li Meng (Foto: Oddcity)
Li Meng telah kecanduan bermain video game di warnet yang terletak di Changchun, China sejak enam tahun silam. Menurut media di China, sejak lulus kuliah Li Meng menghabiskan sebagian besar waktunya dengan bermain game dan memilih hidup dalam dunia fantasi game online.
Pemilik warnet mengatakan bahwa Li Meng berada di tempatnya sepanjang hari bahkan sang pemilik warnet sudah terbiasa dengan kehadirannya di sana.
Dia bermain game online dari pagi sampai malam di sudut warnet dengan beberapa kantong makanan di sisinya, sambil menatap monitor. Akibat kecanduannya ini ia bahkan sampai lupa mandi dan memotong rambutnya.
Kisah cerita unik ini berawal ketika seorang reporter salah satu media di China, Beijing Times, diberitahu oleh seorang profesor psikologi di Universitas Jilin bahwa ada seorang pemuda yang telah bermain game online selama enam tahun tanpa ada komunikasi dengan dunia luar.
Beberapa orang di warnet mengatakan bahwa Li Meng setiap hari bermain game online bahkan pada hari libur penting seperti Festival Musim Semi, atau malam tahun baru.
"Dia biasanya datang pada malam hari untuk bermain game, dan ketika mengantuk ia tidur di sini. Li Meng hampir tidak pernah berbicara, tidak ada yang tahu kehidupannya di luar bahkan keluarganya,” ungkap salah satu pengunjung warnet. Demikian seperti dilansir Oddity Central,okezone Selasa (2/4/2013).
Internet dan kecanduan video game telah menjadi masalah besar di Cina selama beberapa tahun terakhir. Banyak orang tua yang membawa anak mereka untuk berobat agar disembuhkan dan sebanyak 80 persen dari pemuda di China menderita kecanduan game online.
10 Fakta Penjara Alcatraz yang Anda Tidak Ketahui
Foto : Alcatraz (Tar_Heel_Rob)
1. Al Capone main banjo dengan narapidana Alcatraz
Bos mafia ternama, Al Capone, merupakan salah seorang tahanan yang pernah mendekam di penjara tersebut. capone yang menyogok sipier penjara saat menjalani masa tahanan di Alaska karena skandal pajak, terpaksa dipindahkan ke penjara pulau itu. Namun ketika berada di Alcatraz, Capone tampil sebagai narapidana yang kooperatif. Capone pun diizinkan bermain banjo bersama band narapidana Alcatraz.
2. Tidak pernah ada laporan mengenai tahanan yang kabur
Sebanyak 36 narapidana di Alcatraz dikabarkan berhasil melarikan diri. Namun 23 orang di antara mereka tertangkap dan enam orang dari 23 itu ditembak mati, sementara itu dua orang lainnya dikabarkan tenggelam. Insiden larinya narapidana itu ternyata menginspirasi dunia sinematografi untuk membuat film yang berjudul "Escape from Alcatraz" (1979). Meski para narapidana itu dikabarkan tewas, jasad mereka tidak pernah ditemukan.
3. Alcatraz adalah nama burung
Sebelum pulau itu dijadikan sebuah benteng, pulau itu merupakan rumah dari koloni burung pelikan berwarna coklat. Seorang warga Spanyol Juan Manuel de Ayala menjadi warga Eropa pertama yang berlayar menuju Golden Gate pada 1775 silam. Ayala-lah yang memberi nama pulau itu dengan sebutan "La Isla de Los Alcatraces" (Pulau burung pelikan). Nama itu akhirnya diugah dengan nama "Alcatraz."
4. Tidak ada "burung" di sel Alcatraz
Seorang pembunuh bernama Robert Stroud menjalani masa tahanannya di Alcatraz atas keputusan Presiden Woodrow Wilson. Saat di Alcatraz, Stroud dikabarkan mulai mempelajari hal-hal yang berbau kedokteran, menulis, dan memelihara banyak burung hingga akhirnya selnya pun terlihat kumuh. Meski demikian, Stroud harus menyerahkan peliharaannya ke otoritas penjara. Kisah hidup Stroud menginspirasi seorang sutradara yang membuat film berjudul "Birdman of Alcatraz." Seperti dilansir dari History.com,okezone Selasa (2/4/2013), Stroud sama sekali tidak memelihara burung di selnya.
5. Puluhan aktivis Indian pernah menduduki Alcatraz
Puluhan aktivis Indian yang dipimpin oleh seorang warga suku Mohawk, Richard Oakes, menduduki pulau tersebut pada November 1969. Demonstran Indian itu menuntut otoritas penjara Alcatraz mendirikan universitas dan pusat kebudayaan. demonstran itu terus berjuang sampai 1971. Meski aksi mereka telah berhenti, coretan-coretan grafiti di tembok Alcatraz menjadi kenangan tersendiri bagi aktivis Indian itu.
6. Tahanan pertama Alcatraz adalah seorang militer
Pada awalnya, Alcatraz didedikasikan untuk kepentingan militer. Militer AS mulai memenjarakan para personilnya yang didakwa atas sejumlah tindak kejahatan di benteng itu. Saat Perang Saudara AS pecah, Alcatraz mulai dipenuhi dengan tahanan yang berasal dari desertir-desertir pasukan Unifikasi (utara) dan simpatisan Konfederasi (selatan). Sel-sel Alcatraz juga mulai dimanfaatkan untuk memenjarakan warga Indian yang menentang pemerintah.
7. Alcatraz rumah dari mercusuar pertama di Pantai Barat AS
Sebuah mercusuar kecil diaktifkan di pulau Alcatraz pada 1854 silam. Bangunan itupun menjadi mercusuar pertama yang pernah ada di Pantai Barat AS. Namun mercusuar itu menjadi semakin usang dan tidak menarik setelah pasukan AS membangun sel-sel yang menghalangi Golden Gate. Pada 1909, AS pun membangun mercusuar baru yang lebih tinggi ketimbang mercusuar sebelumnya.
8. Narapidana paling buruk "tidak langsung" dipindahkan ke Alcatraz
Para terdakwa yang mendekam di penjara Alcatraz tidak mesti seorang pelaku kejahatan kelas kakap. Narapidana di penjara itu umumnya adalah narapidana yang membutuhkan bimbingan moral dan merupakan narapidana yang tidak patuh terhadap sistem peradilan federal karena sering menyuap sipir penjara. Setelah di Alcatraz, mereka pun bisa dikembalikan ke penjara federal.
9. Tidak mungkin kabur dari Alcatraz dengan cara "berenang"
Sejumlah pejabat AS meragukan kemampuan para narapidana Alcatraz yang ingin melarikan diri dengan cara berenang. Arus air di Teluk San Fransisco sangat kuat. Pada 1962, seorang narapida bernama John Paul Scott nekad kabur dengan cara berenang. Namun Scott akhirnya kelelahan dan polisi pun menemukannya dalam keadaan tak sadarkan diri.
10. Banyak narapidana yang "ingin" ditahan di Alcatraz
Meski Alcatraz bukanlah sebuah diskotik atau tempat bersenang-senang, reputasi Alcatraz cukup menarik minat para narapidana. Kebijakan satu orang dalam satu sel yang diberlakukan Alcatraz membuat narapidana merasa nyaman karena tidak ada narapidana lain yang akan melukainya. Salah seorang tahanan Alcatraz, James A. Johnston, cukup bersyukur karena dirinya ditahan di penjara itu. Johnson adalah seorang miskin, namun di Alcatraz, dia bisa mendapatkan makanan yang cukup. Setiap narapidana yang berkelakuan baik juga akan mendapatkan hak khsus seperti diperbolehkan menonton film dan mengakses perpustakaan.
Ditemukan, Ikan Tanpa Wajah & Memiliki 4 Mata di Badan
Foto : Ikan misterius di Pakistan (Express News)
"Ikan ini sangat luar biasa. Tidak memiliki muka, dari mana asal ikan ini?" ujar seorang warga, seperti dikutip Tribune Pak, okezone Senin (1/4/2013).
Beberapa orang warga menilai, kemunculan ikan aneh itu akan menyebabkan kesialan besar di Kota Karachi atau mungkin di Pakistan itu sendiri. Warga berpendapat, penemuan ikan misterius itu menjadi tanda akan adanya bencana politik dalam pemilu yang digelar pada Mei mendatang.
Mantan pejabat Kementerian Perikanan Pakistan Azaad Muqam mengatakan bahwa, ikan aneh itu merupakan hasil dari mutasi. Namun Muqam menepis ucapan-ucapan yang menyebutkan bahwa ikan itu akan membawa sial bagi Pakistan.
"Ikan dengan empat mata yang tidak memiliki mulut ini, tidak akan menimbulkan dampak buruk terhadap pemilu. Kami akan bekerja keras untuk menyelenggarakan pemilu yang jujur dan adil," tegas Muqam.
Sejauh ini, ikan tak berwajah itu akan dipampang di Musium Sejarah di negara Asia tersebut. Di museum itu, adapula bangkai hiu paus besar yang ditangkap oleh warga Pakistan.
"Joker" Si Penembak Terancam Disuntik Mati
James "Joker" Holmes (Foto: Reuters)
Saat itu para korban sedang menonton film Batman “The Dark Knight Rises”. Holmes melemparkan gas air mata ke dalam bioskop dan menembaki penonton yang keluar dalam keadaan panik.
“Saya merasa satu-satunya keadilan adalah dengan memberinya hukuman mati,” ujar Jaksa George Brauchler kepada hakim di persidangan, seperti dikutip Reuters,okezone Selasa (2/4/2013).
Selama ini pengacara Holmes berusaha melindungi kliennya dari tuntutan hukuman mati. Pemuda berumur 25 tahun itu sempat menawarkan akan mengaku bersalah asalkan dia hanya diberi hukuman seumur hidup.
Pengara Holmes juga berencana untuk menyatakan, Holmes memiliki kelainan jiwa. Dalam undang-undang di Negara Bagian Colorado, orang yang memiliki kelainan jiwa tidak dapat diberi hukuman mati.
Apabila Holmes nantinya benar-benar diganjar hukuman mati oleh hakim, maka dia akan dieksekusi dengan menggunakan suntikan mati. Metode tersebut merupakan satu-satunya cara eksekusi mati di Colorado.
Warga Korut Dipaksa Mengumpulkan Kotorannya Sendiri
Foto : Warga Korut (IST)
Warga Korea Utara (Korut) selama ini ternyata dipaksa untuk membuat pupuk untuk pemerintah. Menurut sumber dari China, pupuk itu berasal dari kotoran warga yang dikumpulkan hingga mencapai ratusan kilogram.
"Pupuk merupakan suatu hal yang paling penting untuk manabur bibit di musim semi, namun Korut tidak pernah menggunakan pupuk kimia. Pemerintah Korut akhirnya meminta warganya untuk membuat pupuk hingga mencapai ratusan kilogram," ujar sumber yang tak mau disebut identitasnya, seperti dikutip Chosun Ilbo, okezoneSenin (1/4/2013).
Kewajiban untuk mengumpulkan feses itu ternyata menciptakan masalah lain yang menjijikkan di tataran warga negeri komunis Korea itu. Warga ternyata sering mencuri feses warga lainnya di toilet jongkok.
"Ada semacam kasus pencurian (feses) di toilet jongkok karena ini (kebijakan pengumpulan pupuk). Dan warga pun mulai menyiapkan gembok untuk mengunci kamar mandinya," papar sumber dari China itu.
Sejak 2007 silam, Korea Selatan (Korsel) memasok 300 ribu ton pupuk kimia ke Korut. Dan pada 2012 lalu, para petani Korut berhasil bercocok tanam dengan bantuan China. Meski demikian, bantuan dari Negeri Panda itu terus berkurang karena Korut mengabaikan peringatan China dalam uji coba nuklir.
Salah seorang pakar politik Korut di China berpendapat, negeri komunis itu tidak hanya memaksa warganya untuk mengumpulkan kotorannya sendiri. Mereka juga dipaksa untuk mengumpulkan besi tua
Batu Palsu Diubah Jadi Perangkat Mata-Mata Israel
Foto : Kapal Perang Rusia (IST)
Perangkat mata-mata itu dipasang oleh komando pasukan Israel, Flotilla 13 atau yang akrab disapa unit elit "Sheyetet 13." Pasukan-pasukan itu sudah sering mengunjungi pulau di Mediterania dengan menggunakan kapal selam nuklir Dolphin yang dibuat oleh Jerman.
Televisi nasional Suriah telah merilis foto-foto perangkat intai Israel. Menurut pemerintah di Damaskus, perangkat intai itu dimanfaatkan Israel untuk memotret aktivitas kapal Rusia dan mengirimkan foto itu ke Tel Aviv sebagai laporan intelijen.
Beberapa perangkat yang mereka gunakan adalah kamera, enam buah baterai dalam ukuran besar, kabel, perangkat transfer data. Israel juga menaruh batu buatan untuk menutupi perangkat intainya. Demikian, seperti diberitakan Arutz Sheva,okezone Senin (1/4/2013).
Menurut laporan, perangkat intai itu ditempatkan di salah satu pulau yang tidak berpenghuni di Laut Mediterania. Pulau itu berseberangan dengan Kota Tartus yang tak lain adalah kota pelabuhan di Suriah. Seperti diketahui, terdapat pangkalan laut militer Rusia di kota tersebut.
Pejabat keamanan Suriah mengatakan, perangkat intai Israel dinilai cukup canggih. Pengoperasiannya pun rumit, dan bisa digunakan untuk melacak militer-militer Suriah.
Sejauh ini, Kementerian Luar Negeri Israel masih enggan berkomentar mengenai informasi tersebut. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Israel Yigal Palmor menegaskan, Israel tidak akan ikut campur dalam konflik domestik di Suriah.
"Kami tidak akan terseret dalam perang saudara di Suriah. Tidak secara verbal atau propaganda, dan juga di medan perang," ujar Palmor.
Subscribe to:
Posts (Atom)




