Share Up To 110 % - 10% Affiliate Program

Info Heboh boh..

Wednesday, October 10, 2012

Ini Dia , Politisi Brasil Berkampanye Sambil Bagi Narkoba

Foto: Orange
Foto: Orange
Ada Ada saja , Begitu sulitkah mencari pendukung  dalam kampanye, kenapa hingga  seorang politisi ini kampanye sambil bagikan narkoba, janganlah ditiru kisah ini  .  Seorang politisi wanita di Brasil terpaksa mendekam di bui setelah dirinya diduga telah membagi-bagikan kokain kepada calon pemilihnya. Polisi pun terus memprosesnya secara hukum.

Carme Cristina Lima sedianya mencalonkan diri sebagai dewan kota di Itacoatiara, negara bagian utara Amazona. Namun kampanye yang dilakukan perempuan berusia 32 tahun itu, sangat jauh dari kebiasaan.

Polisi curiga ketika melihat kerumunan orang disekitar mobil Lima di hari pemilihan. Petugas kemudian menggeledah mobilnya dan menemukan ratusan paket kokain yang ditempel di selebaran tentang cara memilih.

Kepala Polisi Daniel Ottoni, mengatakan polisi berhasil menangkap Lima dengan tuduhan korupsi dan transaksi narkoba. Selain itu, polisi juga turut menangkap orang-orang yang berkumpul di dekat mobil politisi itu.

“Menurut penduduk setempat, dia telah membagi-bagikan narkoba itu sejak pagi dengan syarat yang diberi harus memilihnya,” ujar Ottoni. Seperti dilansir Orange, Rabu (10/10/2012) dan ditulis oleh okezone.

Tuesday, October 9, 2012

Derita Hidup Si Manusia Tanpa Wajah


Derita Hidup Si Manusia Tanpa Wajah
THE SUN
Mohammad Latif Khatana 
Terkadang kita lupa bersyukur dengan nikmat yang Tuhan berikan kepada kita,bagaimana dengan nasib saudara kita ini  semoga pandai mengambil hikmahnya.  KASHMIR - Manusia tanpa wajah. Itulah julukan yang diberikan orang-orang kepada Mohammad Latif Khatana (32).
Pria asal Kashmir, India tidak bisa melihat, apalagi bekerja, karena lipatan parah pada wajahnya. Nyaris tak ada orang yang mau melihat wajahnya.
Orang asing meludah di jalan saat Latif melintas, karena jijik dengan wajahnya. Penderitaan Latif tak berhenti sampai situ. Apalagi, kini istrinya sedang hamil tujuh bulan.
Seorang pria biasanya senang menunggu anaknya lahir, namun tidak demikian halnya dengan Latif. Ia kh
awatir anak-anaknya akan bernasib sama dengannya, memiliki fisik menakutkan."Saya tidak sabar untuk menjadi seorang ayah, dan memiliki beberapa kebahagiaan dalam hidup saya. Tapi, aku khawatir setiap hari, dan berdoa anak saya tidak dilahirkan seperti saya," ujar Latif seperti diwartakan The Sun, Selasa (9/10/2012) yang juga  ditulis Tribunnews.com ,Latif tinggal berpindah-pindah di sejumlah pegunungan dengan istrinya, Salima (25), antara lain di wilayah Tuli Bana, Jammu, dan Kashmir.
Ia melakukan perjalanan ke Srinagar selama empat bulan, untuk mengemis dan mencari uang. Latif dilahirkan dengan benjolan kecil di wajahnya. Benjolan itu terus tumbuh dan membentuk lipatan besar di wajahnya, sehingga mustahil baginya untuk melihat."Ibu saya masih menangis ketika ia menatapku. Ia merasa bersalah begitu banyak, dan tidak bisa mengerti mengapa anak laki-laki bungsunya dikutuk," tutur Latif.
Latif adalah anak bungsu dari enam bersaudara. Ia menjadi satu-satunya anak di keluarganya yang mengalami penyakit aneh ini. Ia menjalani masa kanak-kanak dengan kesepian tanpa teman.
"Tak seorang pun ingin bermain dengan saya sebagai seorang anak. Anak-anak di desa saya mengejek saya setiap hari. Saya kehilangan mata kiri ketika berumur delapan tahun, dan mereka biasa memanggil saya dengan sebutan si mata satu aneh," ungkap Latif.
Saat beranjak dewasa, Latif tak berhenti berjuang untuk hidup. Ia punya mental yang kuat, tapi karena buta dan buruk rupa, tidak ada orang yang mau memberinya pekerjaan.
"Saya akan senang melakukan pekerjaan yang jujur, seperti pria normal yang bekerja untuk keluarganya. Itu akan membuat saya sangat bangga. Tapi, tak ada yang memberikan saya kesempatan, dan saya terpaksa harus mengemis, sehingga bisa memberi makan keluarga saya," ungkapnya.
Latif biasanya bisa mengantongi uang 400 Rupee (sekitar Rp 73 ribu) dalam satu hari mengemis, lengkap dengan air liur orang-orang yang meludahinya di jalan.
"Tiga gadis muda pernah berjalan melewati saya. Mereka meludahi kaki saya dan lari sambil menutup mulut mereka dengan syal. Saya sangat malu," kata Latif berkisah.
"Saya terkejut melihat betapa kejamnya mereka. Saya merasa sangat tertekan selama berhari-hari. Tapi, aku harus melanjutkan hidup dengan itu," ucapnya.
Namun, Tuhan memang adil. Empat tahun lalu, Latif akhirnya bertemu cinta dalam hidupnya. Orangtua Latif sudah lama berusaha keras mencarikan ia istri, tapi tidak ada gadis yang sudi menerimanya menjadi suami, sampai akhirnya Latif mendengar tentang Salima.
"Istri saya hanya memiliki satu kaki. Bertahun-tahun ia berjuang mencari suami. Segera setelah kami bertemu, kami tahu bahwa kami adalah jodoh. Kami berdua lengkap dalam hal ketidaknormalan medis, kami cocok!" kenang Latif.
Latif dan Salima menikah dalam upacara musim panas dengan tata cara tradisional Muslim. Mereka mengundang 400 tamu, pada Agustus 2008 silam.
"Saya merasa sangat beruntung bertemu Salima, dia tepat untuk saya. Saya merasa sedikit normal sekarang. Saya punya istri, sedikit lebih lengkap daripada hidup saya sebelumnya. Kini, dia mengandung anak pertama kami, dan saya lebih bahagia lagi. Saya pria bahagia sekarang," tegas Latif.
Meski begitu, Latif yang tidak pernah minum obat untuk penyakit yang dideritanya, masih khawatir anaknya akan lahir dengan kondisi wajah yang sama dengannya.
"Kami tidak mampu ke dokter, kami terlalu miskin, dan tidak pernah ada dokter yang mengingatkan saya agar tidak memiliki anak. Saya hanya bisa berharap dan berdoa, bahwa bayi kami akan menjadi sehat," harap Latif.
Kakak Latif pernah menjual sejumlah tanah milik keluarga mereka, delapan tahun lalu, untuk membiayai pengobatan Latif. Tapi, tak ada dokter yang sanggup menangani penderitaan Latif.
"Ada dokter yang mengatakan, bahwa kondisi saya yang sekarang ini diakibatkan gerhana matahari, ketika ibu saya sedang mengandung saya. Saya tidak tahu apakah harus memercayai dokter itu atau tidak," papar Latif.
"Sekarang, semakin banyak pembuluh darah yang melalui lipatan di wajah saya, dan tindakan operasi akan terlalu berbahaya. Saya telah kehilangan semua harapan untuk mendapatkan bantuan. Ini adalah bagaimana saya akan terlihat selamanya," kata Latif. (*)

Fenomena Jempol Raksasa Menunjuk Indonesia di Google Earth

Fenomena Jempol Raksasa Menunjuk Indonesia di Google Earth
Google Earth
Departemen Geografi AS melalui Google Earth menunjukkan sebuah citra satelit yang diambil. Uniknya dalam foto tersebut terlihat ada sebuah samudra luas membentuk menyerupai jempol manusia menunjuk ke arah Indonesia. 
 
Sebuah pemandangan mengejutkan terlihat dari sebuah citra satelit. Gambar yang menunjukkan sebuah samudra luas membentuk gambar sebuah tangan dengan ibu jari atau jempol. Uniknya, ibu jari tersebut menunjuk ke arah Indonesia.
Dalam citra satelit yang dikeluarkan oleh Departemen Geografi Amerika Serikat melalui Google Earth tersebut terlihat sebuah gelombang laut di samudera pasifik membentuk sebuah gambar menyerupai jempol. Gambar yang dikeluarkan tahun 2012 tersebut dinilai sangat unik.
Namun hingga kini belum ada penjelasan terkait gambar satelit yang menyerupai ibu jari manusia tersebut. Termasuk kaitannya dengan fenomena alam yang akan terjadi dan menimpa wilayah Indonesia.
Sayangnya femenomena unik yang dikutip Tribunnews.com ini juga tidak secara rinci  kapan pastinya waktu kemunculannya secara detil  selain itu juga belum ada perkembangan informasi yang  memberikan kejelasan  tentang makna dari gambar tersebut,hingga kini masih menjadi teka teki.

Monday, October 8, 2012

Bayi Dalam Kandungan Buat Tanda V

Foto :Abigail & suaminya (The Sun)
Foto :Abigail & suaminya (The Sun)
WRAYSBURY – Seorang ibu melakukan scan Ultrasonografi (USG) terhadap kandungannya. Namun perempuan itu terkejut ketika foto scan itu muncul, bayi dirahimnya tampak sedang membuat tanda “V” dengan menggunakan jarinya.

Abigail Appleton dari Wraysburi, Inggris, berniat mencetak hasil foto USG bayinya sebagai kenang-kenangan keluarganya. Abigail takjub melihat gambar putra mungilnya, Abigail berencana memberi nama putranya, William.

“Saya punya firasat kalau William akan nakal, saya pikir dia akan menjadi orang yang sulit dikendalikan karena dia menendang saya setiap saat,” ujar Abigail. Seperti yang dilansir The Sun, Senin (8/10/2012).dan ditulis oleh okezone
Seperti diketahui, tanda "V" di jari dipelopori oleh mantan Perdana Menteri Inggris William Churchill pada Perang Dunia II. Saat itu, Inggris mengalami masa tersulit dan terus ditekan oleh Jerman. Meski demikian, Churcill memutuskan untuk tetap menghibur warganya.

Oleh karena itulah, ketika difoto, Churchill langsung mengacungkan dua jari membentuk huruf "V" dan tersenyum. "V" juga merupakan lambang kemenangan dari asal kata.

Tewas Usai Ikut Kontes Makan Kecoak


Foto: Guardian
Foto: Guardian
Nah, ini yang namanya  aneh nyata dan patut dijadikan pelajaran, tidak selamanya  kontes  adu nyali dan berani ini baik dan cocok untuk diikuti, lah apa lagi hadiahnya  cuma ular phiton, dan hasilnya kematian ,kasihan juga seperti yang dialami pria Florida  dilaporkan tewas mengenaskan usai mengikuti sebuah kontas unik tetapi berbahaya. Pria itu diketahui tewas setelah turut serta dalam kontes lahap kecoak.

Pihak berwenang di Florida, Amerika Serikat (AS) mengatakan, pria yang menjadi pemenang di kontes makan kecoak itu tewas beberapa saat dirinya melahap serangga yang hidup. Tidak hanya kecoak, pria nekat ini juga melahap beberapa cacing dalam kontes ini.

Hingga saat ini, kantor Sheriff Broward County masih menunggu hasil otopsi untuk mengetahui penyebab pasti dari kematian pria tersebut. Polisi sebelumnya mengetahui, beberapa kontestan yang turut serta dalam kontes ini tidak ada yang sakit untuk melahap kecoak.

Tetapi, korban yang diketahui bernama Edward Archbold jatuh sakit usai dirinya memenangkan kontes. Dirinya dikabarkan terjatuh di depan toko hewan reptil Ben Siegel, tempat lokasi kontes berlangsung. Demikian diberitakan Guardian, Selasa (9/10/2012) dan okezone.
Archbold dinyatakan tewas saat dirinya dibawa ke rumah sakit. Ketika memenangkan kontes, pria berusia 32 tahun tersebut berhasil mendapatkan hadiah seekor ular piton.

Fakta Tentang Rumah Hantu Darmo Surabaya

Surabaya adalah salah satu kota bersejarah di Indonesia memliki sejarah tak luput juga dari cerita2 rakyat setempat yang mengkeramatkan suatu lokasi yang mempunyai nilai mistik. Daripada hanya membahas bualan yang tidak ada artinya mari kita cek tempat-tempat yang angker di kota surabaya ini.

 
Rumah Hantu Darmo Surabaya.


Menjadi peringkat nomor 1. Rumah ini sudah di tinggalkan penghuninya lebih dari 10 tahun. Kabarnya mereka dibunuh oleh jin, yang terikat dalam satu perjanjian pesugihan tak sedikit warga sekitar yang mengaku mengalami kejadian2 ganjil disana. Mulai dari suara tangis tengah malam, sampai penampakan yang menjelma jadi sesorang wanita cantik yang menggoda pengguna jalan.
Senada dengan rumah hantu pondok indah, rumah ini memiliki cerita; seluruh anggota keluarganya tewas dibantai perampok. Yah, rumah ini memiliki area yang luas. Namun kini (pastinya) sudah tak terawat lagi. Bahkan menurut cerita, keluarga yang diwariskan pun tak ada yang mau menempati rumah ini karena terlalu takut. Banyak kejadian mistis yang terjadi di tempat ini. Beberapa hantu memang jarang diceritakan menampakkan diri, hanya mereka yang mempunyai kekuatan “spesial” yang bisa melihat dan merasakan bagaimana atmosfer di dalamnya. Yang pasti, kesurupan disini bukan jadi hal aneh. Menurut beberapa sumber, Dia dan beberapa temannya berkunjung di rumah tersebut, dan salah satu temannya mampu “melihat” seseorang yang aneh. Seperti yang ditulis Dendy Aditya  di kompasiana,  Saat baru saja sampai di tujuan, teman sumber yang sebut saja si B merengek minta pulang. Di dalam mobil pun, si B terus-terusan diam. Setelah turun, barulah si B angkat bicara, Dia bilang bahwa selama tiba dan di mobil, seorang dari rumah hantu tersebut mengikuti mereka. hiii…….
Sebuah urban legend paling tersohor di Surabaya, yakni Rumah Hantu Darmo atau lebih akrab disebut RHD. Berbagai versi kisah mistis mengiringi keberadaan rumah yang terletak di perumahan elite Darmo di kawasan Surabaya Barat tepatnya di Jalan Raya Puncak Permai. Rumah menyeramkan ini cocok untuk Anda yang doyan tahayul, supranatural, atau hal-hal gaib yang lainnya.
Menurut beberapa orang, ada banyak versi cerita asal muasal rumah tersebut. Menurut salah satu cerita penduduk yang ‘kesurupan’ hantu di rumah tersebut dan tak ingin disebutkan namanya mengatakan, rumah mewah itu merupakan hasil pesugihan sebuah keluarga. Keluarga tersebut mendapat banyak harta, emas, rumah, dan benda mewah lainnya serta memberikan tumbal dan sesajen sebagai balasannya. Namun karena keluarga tersebut hendak berlaku curang dengan sudah tidak memberikan tumbal dan sesajen lagi serta berniat untuk melarikan diri menggunakan jalur laut, maka para hantu pun langsung menenggelamkan kapal yang keluarga tersebut tumpangi sehingga seluruh keluarga meninggal. Rumah beserta harta yang dimiliki pun secara tidak langsung diambil kembali oleh para hantu. Alhasil, rumah tersebut hingga saat ini menjadi kediaman mereka sehinnga tak ada orang yang membeli rumah mewah tersebut.
Kini keberadaan RHD telah menjadi buah bibir paling terkenal bagi pecinta alam gaib di Surabaya sehingga tempat tersebut tak pernah sepi pengunjung. Cobalah uji nyali bagi Anda yang belum pernah mengunjungi dan rasakan langsung atmosfernya. Entah sekedar ingin tahu atau hanya ingin membuktikan langsung, namanya juga legenda. Di siang hari, pada hari tertentu rumah tersebut tak jarang berubah juga menjadi spot foto yang menarik bagi fotografer.

Perempuan Ini Nikahi Pria yang Sudah Meninggal

Foto : Gulf News
Foto : Gulf News
Kalau menikah dengan orang masih hidup itu biasa, yang teramat aneh  ketika menikah dengan orang yang sudah meninggal .Seperti yang terjadi di India ,seorang perempuan India terpaksa menikahi pria yang hidup bersamanya 10 tahun dan memberinya keturunan. Namun pernikahan itu dilakukan saat pria itu sudah meninggal dunia.

Chudki Hembram dan Mahalal Marandi hidup bersama selama 10 tahun tanpa adanya ikatan pernikahan, karena mereka tidak sanggup untuk menggelar pesta. Mereka pun sudah dikaruniai empat orang anak.

Mahalal meninggal dunia pada pekan lalu dan hal itu membuat Chudki merasa tertekan. Chudki khawatir, nasib putra dan putrinya akan bertambah sengsara karena mereka orangtuanya tidak memiliki status pernikahan. Seluruh warga desa di tempat tinggal Chudki akhirnya sepakat untuk membantu Chudki mengakhiri penderitaan itu.

Meski saat itu, keluarga mempelai pria sibuk mengurus pemakaman Mahalal, warga desa menceritakan penderitaan Chudki yang sudah lama hidup dengan Mahalal. Keluarga Mahalal sepakat untuk membantu Chudki menggelar upacara pernikahan.

Warga desa akhirnya berkumpul dan mempersiapkan upacara pernikahan itu berdasarkan adat setempat. Seseorang ditugaskan untuk memegang tangan Mahalal Marandi yang sudah tidak bernyawa dan menempelkan telapak tangan itu ke dahi Chudki. Usai pernikahan itu digelar, Chudki resmi menjadi janda Mahalal Marandi.

"Saya menerima pernikahan yang kami lakukan usai kematian suami saya. Jadi, tidak akan ada orang yang menyebut putra-putri saya sebagai anak haram," ujar Chudki, seperti dikutip Gulf News, Senin (8/10/2012) dan ditulis okezone

Seluruh warga di desa tersebut menganggap peristiwa itu sebagai peristiwa teraneh yang pernah terjadi. Namun mereka ikut gembira menyaksikan pernikahan itu.
(AUL)